Kita semua tentu telah tahu dan yakin, bahwa Allah
itu mempunyai sifat Rohman dan Rahim (pengasih dan penyayang). Dengan sifat
Rohman-Nya, Dia memberikan karunia yang begitu besar kepada hamba-hamba-Nya,
baik yang beriman maupun yang kafir. Sedangkan sifat Rohman-Nya hanya Dia
berikan kepada hamba-Nya yang beriman dan bertaqwa di akhirat nanti.
Dengan mengingat nikmat yang begitu besar tersebut,
sebagai hamba yagn beriman sudah seharusnya apabila kita senantiasa berbaik
sangka kepada-Nya. Dan jangan sekali-kali kita menyamakan diri kita dengan
orang kafir, yang apabila ditimpa kesusahan mereka akan mengatakan "Wahai
celakalah kami, Allah sudah bosan sehingga tidak memperdulikan kami."
Padahal sebenarnya sudah tidak terhitung lagi nikmat Allah yang sudah diberikan
kepada-Nya.
Adapun berbaik sangka kepada Allah itu terbagi
menjadi tiga macam, yaitu:
1.
Berbaik sangka dari golongan khas atau tertentu,
seperti orang sholeh yang beriman dan bertaqwa. Apabila mereka itu mengalami
sesuatu hal, baik menyenangkan maupun menyusahkan, maka akan bertambah cinta
dan takwanya kepada Allah.
2.
Berbaik sangka dari golonga awam (umum). Hanya apabila
mereka mengalami sesuatu yang menyenangkan mau bersyukur.
Sumber: Labil, Ustadz Mz. 2007. Menembus Cahaya Ilahi. Surabaya: Putra Jaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar