Apa
yang dapat kita lakukan setelah berusaha
semaksimal mungkin melakukan yang terbaik untuk hidup kita selain berdoa kepada
Allah. Ketika semua harapan telah terlukis di hati, ketika lembaran tulisan
rencana-rencana besar tertulis dalam bingkai goresan pena, dan ketika semua
seakan berjalan laksana jalan yang tak berlintang. Akan tetapi badai-badai
menghalangkan setiap langkah, menghalangkan sebagian harapan di sinilah memang hanya satu yang dapat kita lakukan yakni
berdoa. Doa mampu menguatkan hati yang lemah. Doa mampu membuka pikiran positif
kita dan menenangkan hati yang gundah gulana menjadi plong.
Jikalau
hari ini belum ada harapan dan sebagian doa kita belum ada yang terkabul maka
jangan letih apalagi berhenti untuk berdoa. Kita harus selalu berdoa dan
tentunya hanya doalah yang mampu kita lakukan dalam hidup ini setelah berusaha
dengan sungguh-sungguh. Serahkan semua kepada Allah karena Dialah yang Maha mengetahui
apa yang terbaik untuk jalan kehidupan kita. Berpikir postitif dalam berdoa
akan membuatmu yakin bahwa sesungguhnya hanya Allah yang mampu mengabulkan semua
kata-kata harapan yang ada di hatimu.
Dalam mengemukakan permohonan dan doa
kepada Allah, hendaknya disertai dengan adab, yang diantaranya:
1. Menjauhi
yang diharamkan, baik makanan, minuman, dan pakaian.
2. Dengan
ikhlas hati.
3. Baik
sekali bila didahului dengan shalat karena ada hadits yang diriwayatkan oleh
Abi Darda’, bahwa Rasulullah Shallahu ‘alaihi wasalllam bersabda: “Siapa yang
berwudhu dengan baik kemudian sembahyang dua rakaat, setelah itu berdoa, maka
Allah akan memperhatikan permintaannya, diberi-Nya dengan segera atau
diberi-Nya dengan terlambat.”
4. Mengucapkan
kallimat tahmid (Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin), shalawat dan salam atas
nabi Muhammad pada awal dan akhir.
5. Khusyu
dan tenang.
6. Dengan
suara rendah dan mengharap sepenuh hati.
7. Mengulangi
beberapa kali dengan tidak berputus asa.
8. Menghadirkan
hati kepada Allah.
9. Jangan
berdoa untuk berbuat dosa.
10.
Jangan berkata: “Aku telah berdoa,
tetapi tidak diperkenankan Allah.”